Tim tanggap darurat kesehatan dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil memberikan pelayanan medis kepada sebanyak 3.307 warga yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Aksi kemanusiaan lintas provinsi ini merupakan bentuk solidaritas dan respons cepat dalam penanganan pascabencana di wilayah kepulauan tetangga.
Selama masa penugasan di lokasi terdampak, tim medis yang terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, serta tenaga logistik kesehatan memberikan berbagai layanan kesehatan esensial. Pelayanan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan penyakit pascabencana, perawatan luka, hingga pendampingan psikososial atau trauma healing bagi anak-anak dan warga lanjut usia.
Langkah sigap ini diambil guna mengantisipasi penyebaran penyakit pascabencana akibat keterbatasan akses air bersih dan sanitasi di posko-posko pengungsian. Sinergi erat antara pemerintah daerah NTB dan NTT diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan fisik serta psikologis masyarakat yang terdampak secara langsung oleh guncangan gempa tersebut.