Pemerintah Provinsi Sumatra Utara (Pemprov Sumut) mengambil langkah strategis untuk mempercepat pembangunan di Kepulauan Nias. Gubernur Sumut, Bobby Nasution, memutuskan untuk berkantor langsung di wilayah tersebut guna mengawal langsung berbagai proyek vital mulai dari pembenahan infrastruktur, peningkatan mutu pendidikan, hingga penguatan pelayanan kesehatan dasar.
Di sektor infrastruktur jalan, fokus utama diarahkan pada rekonstruksi jalur penghubung Kabupaten Nias Selatan dan Nias Barat di rute pantai barat yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada Agustus 2026. Proyek ini akan memprioritaskan perbaikan sepanjang 2,3 kilometer di kawasan yang mengalami kerusakan paling parah guna memulihkan mobilitas warga. Selain itu, pembenahan lantai Jembatan Sungai Mo'awo di Gunungsitoli serta normalisasi saluran irigasi untuk 500 hektare lahan pertanian warga juga menjadi prioritas tahun ini.
Pada sektor pendidikan, pembenahan dilakukan melalui relokasi SMKN 1 Gido ke Desa Somi untuk menghindari ancaman banjir akibat lokasinya yang dekat muara. Pemprov Sumut mengucurkan hibah sebesar Rp5 miliar untuk pembangunan jalan akses ke lokasi baru tersebut. Proyek pembenahan sekolah juga menyasar SMAN Unggulan Sukma Nias di Gunungsitoli dengan alokasi anggaran mencapai Rp87 miliar, yang ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026.
Sementara itu, peningkatan mutu layanan kesehatan diwujudkan melalui peningkatan status Puskesmas Mandrehe di Nias Barat menjadi puskesmas rawat inap dengan kapasitas 10 tempat tidur, lengkap dengan ruang persalinan dan fasilitas USG 4D. Guna mengatasi kekurangan tenaga medis, Pemprov Sumut menerapkan skema rotasi dokter spesialis, kerja sama dokter residen dengan universitas terkemuka, serta penyediaan beasiswa khusus bagi putra-putri daerah Kepulauan Nias.
Langkah strategis lainnya adalah rencana pembangunan gudang logistik regional yang akan berfungsi sebagai pusat distribusi komoditas utama demi menjaga stabilitas harga di kepulauan tersebut. Di sela-sela agenda dinasnya, Bobby Nasution juga menyempatkan diri berbaur dengan warga setempat dalam acara nonton bersama final Piala Dunia di Alun-Alun Kota Gunungsitoli.