Sektor infrastruktur transportasi Vietnam kini tengah memasuki fase transformasi krusial. Seiring dengan penyelesaian berbagai proyek strategis, mulai dari jaringan jalan tol Utara-Selatan hingga pengembangan sistem kereta cepat dan metro di kota-kota besar, pemerintah kini memprioritaskan integrasi teknologi canggih dalam setiap lini pembangunan.

Peningkatan volume investasi nasional menuntut inovasi yang lebih mumpuni di seluruh rantai operasional, mencakup manajemen, desain, hingga teknik konstruksi. Untuk menjawab tantangan tersebut, pemanfaatan perangkat digital mutakhir—termasuk kecerdasan buatan (AI), Building Information Modeling (BIM), Internet of Things (IoT), serta teknologi drone—menjadi instrumen vital guna mengoptimalkan biaya, mempercepat durasi pengerjaan, dan menjamin standar kualitas proyek.

Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendorong transformasi digital di sektor transportasi, surat kabar Nong Thon Ngay Nay/Dan Viet menyelenggarakan seminar daring bertajuk "Penerapan Teknologi dalam Investasi dan Pembangunan Infrastruktur Transportasi". Forum ini menghadirkan para pemangku kebijakan, pakar industri, serta pelaku bisnis untuk membedah tantangan dan peluang dalam membangun sistem transportasi yang cerdas serta ramah lingkungan.

Diskusi yang berlangsung pada 14 Juli tersebut menghadirkan sejumlah pakar terkemuka, di antaranya Dr. Tran Huu Minh dari Kementerian Konstruksi, Hoang Minh Son sebagai ahli proyek kereta cepat, serta Nguyen Tien Dung dari Institut Teknik Bawah Tanah FECON. Dialog ini bertujuan untuk merumuskan strategi konkret yang mampu mengintegrasikan infrastruktur fisik dengan teknologi informasi, guna memastikan keberlanjutan ekonomi Vietnam di masa depan.