Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat tengah mematangkan persiapan menjelang peluncuran program imunisasi Human Papillomavirus (HPV) bagi anak laki-laki yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 mendatang. Sebagai langkah awal, Dinkes menggelar forum advokasi dan sosialisasi lintas sektor di Hotel Harper, Yogyakarta, guna menyamakan persepsi mengenai pentingnya perluasan cakupan vaksinasi ini.

Selama ini, infeksi virus HPV kerap kali diasosiasikan secara eksklusif dengan kaum perempuan, khususnya sebagai pemicu kanker serviks. Padahal, virus yang menular melalui kontak kulit langsung maupun hubungan seksual ini juga mengintai kaum laki-laki dan dapat memicu berbagai penyakit serius seperti kanker anus, kanker penis, kanker tenggorokan, hingga kutil kelamin.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2M) serta Imunisasi Dinkes Kota Yogyakarta, dr. Endang Srirahayu, menegaskan bahwa risiko penularan yang sama besarnya melatarbelakangi rekomendasi pemberian vaksin HPV pada anak laki-laki. Langkah preventif ini dinilai sangat krusial guna memutus rantai penularan virus sejak usia dini secara komprehensif.

Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan Penyakit Dinkes Provinsi DIY, Suharna, SKM, MPH., mengungkapkan bahwa program imunisasi HPV untuk anak laki-laki ini merupakan proyek percontohan (piloting) nasional. Kementerian Kesehatan RI menetapkan tiga wilayah terpilih, yakni DIY, DKI Jakarta, dan Bali, dengan mempertimbangkan tingginya tingkat keberhasilan dan capaian program imunisasi di provinsi-provinsi tersebut.

Dari sisi medis, klinisi sekaligus akademisi dari RSUP Dr. Sardjito, dr. Braghmandita, M.Sc., Ph.D., Sp.A (K), memaparkan bahwa keandalan vaksin HPV telah teruji secara global. Lebih dari 100 negara telah mengadopsi imunisasi ini dengan distribusi mencapai lebih dari 500 million dosis selama satu dekade terakhir. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melalui Global Advisory Committee on Vaccine Safety juga terus merekomendasikan vaksin ini karena memiliki profil keamanan yang sangat optimal bagi anak laki-laki maupun perempuan.