Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus meninjau langsung penanganan medis korban gempa di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, atas instruksi Presiden Prabowo. Langkah darurat ini diambil guna memastikan seluruh korban terdampak mendapatkan perawatan kesehatan secara cepat dan optimal di sejumlah rumah sakit rujukan.

Kementerian Kesehatan kini telah mengerahkan puluhan tenaga medis, khususnya dokter spesialis, ke berbagai fasilitas kesehatan yang tersebar di wilayah Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, hingga Ngada. Untuk memperkuat layanan darurat, sebuah rumah sakit lapangan darurat juga mulai dioperasikan di kawasan Aeramo agar pelayanan medis dapat menjangkau lebih banyak korban.

Dalam kunjungannya ke RS TC Hillers Maumere dan RS St. Gabriel Kewapante, Benjamin menyempatkan diri berdialog dengan para pasien yang terpaksa dirawat di tenda-tenda darurat luar ruangan. Ia menginstruksikan jajaran dinas kesehatan setempat untuk segera menginventarisasi kebutuhan obat-obatan dan alat medis krusial agar tidak terjadi kekosongan stok selama masa pemulihan.

Selain fokus pada penanganan pascabencana, pemerintah berkomitmen melakukan perbaikan pada infrastruktur puskesmas dan rumah sakit yang mengalami kerusakan fisik. Di samping itu, guna mengatasi kekurangan tenaga dokter di wilayah Flores dalam jangka panjang, Kemenkes menjajaki peluang pembukaan Fakultas Kedokteran baru dengan mendorong Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere sebagai pelopor lokal.