Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersiap menyemarakkan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah dengan menghadirkan serangkaian festival rakyat. Mengusung tema "Gumregut Nyawiji", perayaan tahun ini menekankan pentingnya sinergi dan gotong royong dalam mendorong pembangunan daerah yang inklusif.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menjelaskan bahwa tema tersebut diambil dari falsafah bahasa Jawa yang merepresentasikan semangat kerja sama. Ia menekankan bahwa seluruh elemen masyarakat dan pemerintah harus saling bahu-membahu sesuai dengan arahan Gubernur Jawa Tengah.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, puncak upacara peringatan hari jadi kali ini akan diselenggarakan di Kabupaten Boyolali pada 19 Agustus 2026. Dalam momentum tersebut, Pemprov Jateng menyediakan 2.500 porsi soto Boyolali dan 2.000 porsi nasi tumpang secara gratis sebagai wujud pesta rakyat yang dapat dinikmati langsung oleh warga.

Selain kuliner gratis, rangkaian acara juga dimeriahkan oleh Pameran UMKM yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah pada 20 hingga 22 Agustus 2026. Ratusan pelaku usaha lokal dilibatkan untuk memamerkan produk unggulan mereka guna mendorong kecintaan masyarakat terhadap produk dalam negeri.

Untuk menyentuh berbagai aspek kehidupan warga, Pemprov Jateng turut mengagendakan kegiatan olahraga berupa Fun Run di kawasan PRPP Semarang serta pertunjukan seni budaya gratis. Dari sisi religi, acara spiritual bertajuk Jawa Tengah Bersholawat juga akan digelar di kompleks Gubernuran bertepatan dengan momen Maulid Nabi Muhammad SAW.

Pemerintah berharap momentum hari jadi ini tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan mampu memberikan stimulus ekonomi yang nyata bagi masyarakat, khususnya para pelaku sektor mikro di seluruh wilayah Jawa Tengah.