Lembaga Riset Elektronika dan Telekomunikasi Korea (ETRI) berhasil mencatatkan prestasi gemilang di kancah global. Teknologi kompresi sinyal biologis mutakhir yang mereka kembangkan secara resmi diadopsi sebagai standar internasional baru dalam bidang kesehatan digital. Pengakuan global ini disahkan secara simultan pada Juli 2026 oleh badan standardisasi dunia.
Standar yang dinamakan Health Biological signals and Waveform Compression (H.BWC) tersebut kini terintegrasi sebagai Rekomendasi ITU-T T.261 oleh Persatuan Teknologi Internasional, sekaligus MPEG-D Part 8 oleh Organisasi Standardisasi Internasional (ISO). Dalam perumusan ini, ETRI tidak hanya menyumbang dua teknologi kompresi inti, tetapi juga memimpin penyusunan dokumen serta mengawal proses standardisasi hingga selesai.
Secara teknis, inovasi H.BWC berfungsi untuk memampatkan data sinyal biologis yang kompleks secara efisien. Teknologi ini mampu mengompresi data elektroensefalogram (EEG) untuk aktivitas otak, elektrokardiogram (ECG) untuk rekam jantung, elektromiogram (EMG) untuk aktivitas otot, serta berbagai bentuk gelombang medis umum lainnya tanpa mengurangi akurasi informasi yang dikandungnya.
Standardisasi ini diyakini akan merevolusi manajemen data medis di berbagai fasilitas kesehatan global. Dengan kompresi yang lebih efisien, penyimpanan dan transmisi data biologis berskala besar dapat berjalan lebih cepat dan hemat ruang. Ke depan, teknologi ini diproyeksikan menjadi pilar penting bagi ekosistem kesehatan digital masa depan, mulai dari layanan telemedisin, perangkat kesehatan tersemat (wearable devices), hingga sistem diagnosis berbasis kecerdasan buatan (AI).