Memanfaatkan momentum Hari Hepatitis Sedunia, produsen biofarmasi PT Etana Biotechnologies Indonesia (Etana) menginisiasi program vaksinasi dan edukasi Hepatitis A secara masif. Langkah preventif ini menyasar kalangan civitas akademika di sejumlah perguruan tinggi nasional guna membentengi kelompok dewasa muda dari risiko penularan virus yang menyerang organ hati tersebut.
Mahasiswa dan dewasa muda dinilai memiliki kerentanan tinggi terhadap penularan Hepatitis A, yang umumnya menyebar melalui konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi. Ditambah lagi secara medis, infeksi virus ini pada usia dewasa kerap menimbulkan gejala klinis yang jauh lebih berat dan mengganggu produktivitas dibandingkan apabila menyerang anak-anak.
Rangkaian program ini telah menyambangi beberapa institusi besar, di antaranya Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah, hingga Universitas Gadjah Mada (UGM). Di UGM, kegiatan berpusat di FK-KMK dengan menyalurkan sedikitnya 375 dosis vaksin gratis yang menargetkan mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan setempat.
Mengusung tema global "Let's Break It Down", aksi sosial ini terlaksana atas kolaborasi erat dengan Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK-KMK UGM dan mahasiswa Program Studi Doktor angkatan 2024. Pihak Etana menegaskan komitmennya untuk terus membuka pintu kolaborasi dengan berbagai sektor, mulai dari akademisi, fasilitas kesehatan, hingga pemerintah daerah, demi memperluas cakupan proteksi kesehatan masyarakat.
Menanggapi inisiatif ini, Wakil Dekan Bidang Kerja Sama UGM, Dr. dr. Sudadi, SpAn-TI, mengapresiasi sinergi tersebut dan menekankan bahwa kampus memiliki peran strategis sebagai motor penggerak pola hidup sehat. Menurutnya, program edukasi dan pemberian vaksin ini menjadi investasi jangka panjang yang krusial bagi perlindungan generasi muda Indonesia dari ancaman penyakit menular.