Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus memperkuat komitmennya dalam menekan angka stunting secara preventif. Salah satu strategi utama yang dijalankan adalah mengoptimalkan layanan kesehatan bagi ibu dan anak sejak masa sebelum melahirkan.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menjelaskan bahwa langkah taktis ini mencakup edukasi intensif yang menyasar calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, hingga keluarga yang memiliki anak balita. Upaya ini dirancang demi melahirkan generasi masa depan yang sehat, tangguh, dan bebas dari ancaman gangguan tumbuh kembang.
Dalam implementasinya, Dinas Kesehatan setempat memfokuskan intervensi pada periode krusial 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Langkah konkret yang diambil meliputi pemeriksaan berkala bagi ibu hamil, pemantauan tumbuh kembang anak di posyandu, pemberian makanan tambahan bergizi, hingga pendampingan intensif bagi keluarga berisiko stunting oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK).
Benyamin menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat penting agar seluruh bantuan dan intervensi medis dapat menyasar masyarakat secara tepat guna. Di sisi lain, ia juga mengimbau warga untuk meningkatkan kesadaran akan pola hidup bersih dan sehat serta aktif memanfaatkan fasilitas kesehatan terdekat.