Maybank Foundation bersama ASEAN Foundation resmi meluncurkan program eMpowering Youths sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem pendidikan dan pelestarian warisan budaya di Indonesia. Kolaborasi ini hadir sebagai respons atas tantangan kesenjangan keterampilan digital serta kebutuhan untuk meningkatkan nilai ekonomi dari produk budaya lokal di tengah era globalisasi.
Program ini mencakup dua pilar utama. Pertama, inisiatif pendidikan yang difokuskan pada peningkatan literasi digital dan keterampilan abad ke-21 bagi siswa di tingkat dasar hingga menengah. Langkah ini dianggap krusial mengingat adanya gap kompetensi yang signifikan antara tenaga kerja terlatih digital dengan kebutuhan industri modern, seiring dengan target pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia nasional.
Pilar kedua berfokus pada preservasi budaya dengan pendekatan monetisasi. Melalui pendampingan bisnis, branding, dan integrasi pengrajin tradisional ke platform e-commerce, program ini bertujuan mengangkat kearifan lokal agar lebih kompetitif di pasar ASEAN. Hal ini diharapkan mampu mengubah aset budaya yang sebelumnya hanya bersifat statis menjadi motor penggerak ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
Meskipun memiliki potensi dampak yang besar, keberhasilan program ini sangat bergantung pada efektivitas implementasi di lapangan. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan sektor swasta menjadi kunci untuk mengatasi kendala koordinasi. Transparansi dalam pengukuran dampak serta pelibatan aktif komunitas lokal akan menjadi penentu apakah inisiatif ini mampu memberikan perubahan jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi inklusif di Indonesia.