Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat menggelar sidang lanjutan kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Dalam persidangan tersebut, terungkap adanya alokasi anggaran khusus dari pihak swasta berkode "Sales 02" yang digunakan untuk membiayai fasilitas hiburan bagi para pejabat kepabeanan.

Fakta ini dibeberkan oleh Yohanes Setiawan, asisten pribadi Direktur PT Blueray Cargo (Grup), John Field, saat memberikan kesaksian di hadapan majelis hakim pada Selasa (14/7/2026). Yohanes menjelaskan bahwa pengeluaran tersebut tidak diberikan dalam bentuk uang tunai langsung, melainkan dicatat oleh divisi keuangan perusahaan sebagai biaya representasi atau jamuan untuk memfasilitasi kebutuhan para pejabat DJBC.

Di hadapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yohanes mengaku pernah mendampingi langsung salah satu pejabat, yakni Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I, Orlando Hamonangan, saat berkegiatan di sebuah tempat hiburan karaoke di Jakarta. Meski tidak mengetahui nominal secara pasti karena transaksi menggunakan kartu kredit operasional perusahaan, saksi memperkirakan total biaya hiburan yang dikeluarkan mencapai ratusan juta rupiah.

Kasus ini menyeret mantan Kepala Subdirektorat Intelijen DJBC, Sisprian Subiaksono, bersama dua terdakwa lainnya ke meja hijau. Jaksa KPK mendakwa pemilik PT Blueray Cargo bersama jaringannya telah menggelontorkan dana suap sebesar Rp61,74 miliar serta fasilitas hiburan dan barang mewah senilai Rp1,846 miliar. Langkah ini ditengarai untuk memperlancar dan mempercepat proses pengeluaran barang impor dari pengawasan kepabeanan.

Dalam dakwaan jaksa, aliran dana haram tersebut mengalir ke beberapa pejabat penting. Sisprian Subiaksono diduga menerima Rp7 miliar, mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC Rizal diduga menerima dana dalam mata uang asing senilai Rp14 miliar, sementara Orlando Hamonangan disinyalir menerima Rp4,05 miliar serta fasilitas barang mewah senilai Rp1,516 miliar.