Pemerintah Kota Mataram melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) resmi meluncurkan aplikasi "SI BESTI" (Sistem Informasi Bimbingan, Edukasi, dan Skrining Terpadu Inklusif). Langkah inovatif berbasis digital ini dirancang khusus untuk memantau kesehatan mental serta memberikan perlindungan bagi kelompok remaja di lingkungan sekolah.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. H. Emirald Isfihan, menjelaskan bahwa platform Android ini tidak hanya fokus pada kesehatan jiwa, tetapi juga berfungsi sebagai sistem deteksi dini untuk mencegah berbagai isu krusial. Beberapa di antaranya meliputi pernikahan usia dini, perundungan (bullying), penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang, hingga bentuk kenakalan remaja lainnya.
Sebagai langkah awal, program ini diuji coba di SMP Negeri 15 Mataram, yang telah dinobatkan sebagai sekolah percontohan "Sekolah Sehat Jiwa" di Kota Mataram sejak tahun 2024. Melalui aplikasi ini, para siswa diharapkan memiliki ruang aman yang lebih privat untuk berkonsultasi, mengingat fase remaja sering kali diwarnai keengganan untuk menyampaikan masalah secara langsung kepada orang tua, guru, maupun tenaga medis.
Peluncuran resmi aplikasi SI BESTI ini telah dilaksanakan pada Rabu (12/8/2026) lalu, dengan menggandeng Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Kesehatan Kota Mataram. Selain mengandalkan teknologi, Dinkes juga terus mengampanyekan gaya hidup sehat dan aktivitas fisik positif sebagai pilar pendukung kesehatan mental remaja.