Suasana ruang perawatan di RS Premier Surabaya kini tampak lebih ceria dengan kehadiran deretan karya seni visual. Sejumlah seniman muda yang tergabung dalam komunitas Art Reach secara sukarela menyumbangkan lukisan-lukisan mereka untuk dipajang di berbagai sudut fasilitas kesehatan tersebut, termasuk di area perawatan intensif dan ruang bedah.
Founder Art Reach, Kaylee Ann Siswanto, mengungkapkan bahwa inisiatif ini lahir dari refleksi pengalaman pribadinya saat menjalani perawatan di rumah sakit tersebut di masa lalu. Bagi remaja berusia 15 tahun ini, perhatian yang diberikan tim medis meninggalkan kesan mendalam. Kini, ia ingin memberikan kontribusi positif dengan menghadirkan suasana yang lebih menenangkan bagi para pasien melalui media seni.
Chief Operating Officer (COO) RS Premier Surabaya, dr. Ariawan Wangsa Seputra, menyambut hangat aksi kemanusiaan ini. Pihak rumah sakit meyakini bahwa kehadiran karya seni tersebut bukan sekadar dekorasi, melainkan instrumen penting yang membawa pesan optimisme dan dukungan psikologis bagi pasien yang tengah berjuang untuk pulih.
Senada dengan hal tersebut, Dokter Spesialis Anak, dr. Deddy Iskandar, mengapresiasi kreativitas para remaja tersebut. Menurutnya, seni dapat menjadi sarana terapi yang efektif. Pihaknya berencana menjadikan lukisan-lukisan ini sebagai bahan motivasi bagi para orang tua dan anak, sekaligus sebagai pengingat bahwa potensi bakat tetap dapat diasah dalam kondisi apa pun.
Salah satu seniman yang terlibat, Joyce Zerlina, berharap melalui karyanya yang menggunakan palet warna hangat, para pasien anak dapat merasakan ketenangan. “Lukisan ini bercerita tentang harapan. Meski hidup terkadang terasa penuh tantangan, selalu ada cara untuk kembali tenang dan bangkit,” ungkap siswa SMA tersebut menutup percakapan.