Ribuan anggota Gerakan Pramuka memadati Lapangan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, pada Selasa pagi (18/8/2026), untuk mengikuti Apel Besar Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kota Bogor. Acara berlangsung khidmat sekaligus meriah dengan berbagai atraksi seni serta penyerahan apresiasi sosial.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang bertindak selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Bogor, memimpin langsung jalannya upacara. Puncak peringatan ini ditandai secara simbolis dengan pembentangan kain sepanjang 65 meter yang merepresentasikan usia perjalanan pramuka, diikuti pertunjukan seni kolosal bertajuk "Pajajaran Sunda" oleh siswa SMP Zafirah Kota Bogor.

Dalam amanatnya, Dedie mengajak seluruh anggota pramuka untuk bertransformasi dari sekadar belajar sambil melakukan menjadi belajar dan menciptakan produk nyata. Langkah ini selaras dengan tema Hari Pramuka tahun ini yang menitikberatkan pada kreasi, inovasi, keterampilan, dan kemandirian demi menyukseskan program swasembada pangan nasional.

Di sela-sela sambutan, Wali Kota Bogor juga menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah gempa bumi yang menimpa wilayah Nusa Tenggara Timur dan Sumatra Utara. Selain itu, ia turut mengapresiasi pencapaian Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Bogor yang sukses meraih peringkat kedua di tingkat Jawa Barat dan peringkat ketiga nasional dalam pemanfaatan aplikasi digital "Ayo Pramuka".

Sementara itu, Ketua Kwarcab Kota Bogor, Denny Mulyadi, memaparkan sejumlah aksi konkret yang telah dijalankan jajarannya, seperti penanaman pohon di Bogor Barat, peternakan ayam, hingga keterlibatan dalam program Wanita Bertani. Tidak hanya di bidang pangan, Pramuka Kota Bogor juga aktif menggelar donor darah, santunan sosial, dan renovasi rumah ibadah sebagai wujud pengabdian masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.