Aparat Kepolisian Resor (Polres) Tegal menggelar pelatihan literasi digital berbasis Kecerdasan Buatan (AI) bagi ratusan pelajar di Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal. Langkah edukatif ini menyasar 300 siswa dari dua sekolah menengah kejuruan (SMK), sebagai upaya mempersiapkan generasi muda yang cerdas, produktif, dan bijak dalam merespons perkembangan teknologi digital yang kian masif.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (11/8/2026) tersebut dilaksanakan secara paralel di SMK Negeri 1 Slawi dan SMK Bina Nusa Slawi, dengan masing-masing sekolah mendelegasikan 150 siswanya. Pelatihan ini dipandu langsung oleh tim gabungan Polres Tegal, yang dipimpin oleh Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Tegal IPTU Henry Ade Birawan serta KBO Sat Binmas Polres Tegal IPDA Gunawan Makmuri bersama sejumlah mentor ahli.

Selama program berlangsung, para pelajar diperkenalkan pada platform pembelajaran digital Senopati Academy. Materi pelatihan disusun secara sistematis, meliputi pemahaman dasar kecerdasan buatan, prosedur pembuatan dan verifikasi akun, hingga optimalisasi fitur-fitur pembelajaran interaktif di bawah bimbingan langsung para instruktur. Selain teori, peserta wajib menempuh evaluasi berkala melalui sesi pretest dan posttest guna mengukur tingkat pemahaman mereka.

Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo, menekankan pentingnya kesiapan mental dan kecakapan pelajar dalam menghadapi lompatan teknologi saat ini. Menurutnya, pemahaman yang matang mengenai AI sangat krusial agar teknologi tersebut dapat dioptimalkan sebagai sarana pendukung akademik dan kreativitas, alih-alih disalahgunakan untuk tindakan yang merugikan.

Hingga berakhirnya kegiatan, sebanyak 205 siswa dinyatakan lulus evaluasi dan berhak menerima sertifikat pelatihan resmi, sementara sisanya masih dalam proses merampungkan kurikulum pembelajaran di platform digital tersebut. Inisiatif Polres Tegal ini diharapkan mampu membangun benteng pertahanan digital sejak dini di lingkungan sekolah, guna meminimalisasi potensi risiko penyalahgunaan teknologi di masa depan.