Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir resmi melantik dua Pejabat Pimpinan Tinggi Madya baru di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Suyadi Pawiro kini menjabat sebagai Sekretaris Kemenpora, sementara Teuku Arlan Perkasa Lukman dipercaya menduduki posisi Deputi Pengembangan Industri Olahraga. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat tata kelola internal sekaligus mendorong ekosistem industri olahraga nasional agar lebih berdaya saing.

Dalam agenda Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI di Senayan, Jakarta, Erick Thohir menegaskan pentingnya optimalisasi sektor kepemudaan dalam menghadapi bonus demografi. DPR memberikan apresiasi atas kinerja Kemenpora yang mencatatkan realisasi anggaran APBN Tahun Anggaran 2025 hingga mencapai 91,59 persen, atau sebesar Rp2,2 triliun dari pagu Rp2,4 triliun. Komitmen tersebut juga diperkuat dengan penyusunan cetak biru (blueprint) pembangunan kepemudaan nasional yang diproyeksikan untuk 100 tahun ke depan.

Transformasi di tubuh Kemenpora ini sejalan dengan prestasi gemilang yang terus diukir para atlet nasional di kancah internasional. Di ajang ASEAN Para Games 2025 Thailand, atlet para-bulutangkis Rina Marlina sukses menyabet medali emas di nomor tunggal putri SH6, disusul raihan emas dari atlet para-atletik asal Nusa Tenggara Timur, Alvin Nomleni. Sementara itu, pada SEA Games ke-33, tim dayung perahu naga yang diperkuat Mariyati berhasil membawa Indonesia menjadi juara umum, serta atlet panjat tebing muda Ardana Cikal Damarwulan yang meraih emas di nomor lead putra.

Melalui kepemimpinan baru dan reformasi birokrasi ini, Kemenpora berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet, memperkuat industri olahraga otomotif, serta menjadikan keberagaman sebagai fondasi utama persatuan bangsa.