Universitas Riau (Unri) mengambil langkah progresif untuk memperkuat ekosistem riset dan teknologi di tanah air. Upaya ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kemitraan strategis yang melibatkan Organisasi Riset Energi dan Manufaktur Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV), dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Kemitraan multi-pihak ini diharapkan melahirkan inovasi konkret yang berdampak langsung pada masyarakat dan dunia industri.
Prosesi penandatanganan kesepakatan tersebut dilangsungkan di Ruang Kunto Darussalam, Gedung Rektorat Unri. Wakil Rektor Bidang Perencanaan Kerja Sama dan Sistem Informasi Unri, Dr. Ir. Sofyan Husein Siregar, M.Phil., menandatangani dokumen kerja sama tersebut dengan disaksikan langsung oleh Rektor Unri, Prof. Dr. Sri Indarti, S.E., M.Si. Sementara itu, pihak BRIN diwakili oleh Kepala Pusat Riset Teknologi Industri Proses dan Manufaktur, Dr. Ir. Hens Saputra, M.Eng. IPU., bersama jajaran perwakilan dari ITB dan PTPN IV.
Rektor Unri, Prof. Sri Indarti, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan pilar penting bagi perguruan tinggi untuk mentransformasikan ilmu pengetahuan menjadi solusi aplikatif. Ia berharap kesepakatan ini tidak sekadar menjadi dokumen formalitas, melainkan berlanjut pada program-program implementatif yang mampu menjawab tantangan industri serta pembangunan nasional secara berkelanjutan.
Sementara itu, perwakilan BRIN, Dr. Hens Saputra, menyoroti pentingnya menyatukan potensi masing-masing institusi, mulai dari kapasitas sumber daya manusia hingga fasilitas laboratorium riset. Kemitraan ini dinilai sangat strategis mengingat posisi Unri yang memiliki keunggulan riset kuat di bidang teknologi kelapa sawit. Sinergi ini ditargetkan mampu meningkatkan nilai tambah hilirisasi sawit nasional demi kesejahteraan masyarakat luas.