Rumah Sakit (RS) Tria Dipa resmi meluncurkan fasilitas medis mutakhir berupa CT Scan berbasis Photon-Counting dan Cardiac Catheterization Laboratory (Cathlab). Peluncuran ini bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebagai langkah konkret dalam mendukung kedaulatan kesehatan (health sovereignty) serta memperkuat ketahanan medis nasional.
Direktur RS Tria Dipa, dr. Hartono Tanto, MARS, FISQua, menegaskan bahwa ketahanan sebuah negara sangat bergantung pada kualitas kesehatan masyarakat dan keandalan sistem kesehatannya. Melalui penyediaan teknologi canggih ini, pihak rumah sakit berkomitmen memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan sistem kesehatan nasional yang mandiri dan tangguh.
Salah satu teknologi unggulan yang diperkenalkan adalah CT Scan NAETOM Alpha.Prime berbasis Photon-Counting. Perangkat pencitraan medis generasi terbaru ini dirancang untuk memberikan hasil diagnosis yang jauh lebih detail dan akurat. Dengan informasi klinis yang lebih komprehensif, tim dokter diharapkan dapat mengambil keputusan medis secara lebih cepat dan tepat demi keselamatan pasien.
Selain teknologi pemindaian, RS Tria Dipa juga meresmikan fasilitas Cathlab untuk mengoptimalkan layanan penyakit jantung dan pembuluh darah. Fasilitas ini berfungsi krusial dalam prosedur diagnostik sekaligus tindakan intervensi kardiovaskular. Kehadiran Cathlab diharapkan mampu memperluas aksesibilitas masyarakat terhadap penanganan penyakit jantung yang komprehensif dan didukung tenaga medis ahli.
Integrasi kedua teknologi baru ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang RS Tria Dipa dalam membangun ekosistem layanan kesehatan yang menyeluruh, mulai dari deteksi dini hingga tindakan kuratif. Pihak manajemen berharap langkah ini dapat mendorong kemandirian sektor kesehatan Indonesia, sehingga masyarakat tidak perlu lagi ragu akan kualitas pelayanan medis di dalam negeri.