PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) resmi melakukan langkah strategis guna mengakselerasi pengembangan bisnis digital perusahaan. Melalui entitas anak langsungnya, PT DSST Mas Gemilang (DSST), perseroan menggelontorkan modal sebesar Rp8,54 triliun kepada PT Bali Media Telekomunikasi (BMT) pada 6 Juli 2026.
Dalam aksi korporasi tersebut, DSST mengambil seluruh saham baru yang diterbitkan BMT sebanyak 8,54 miliar lembar. Penambahan modal ini menjadikan DSST pemegang saham pengendali di BMT dengan kepemilikan efektif mencapai 99,99 persen, meningkat signifikan dari porsi sebelumnya.
Manajemen DSSA menyatakan bahwa suntikan dana ini ditujukan untuk memperkokoh struktur bisnis, memperluas kapabilitas operasional dan teknologi, serta melakukan integrasi ekosistem layanan digital secara lebih masif. Langkah ini dinilai krusial sebagai dukungan terhadap proyek-proyek strategis jangka panjang perusahaan di sektor infrastruktur telekomunikasi dan layanan digital.
Secara regulasi, transaksi yang setara dengan US$ 502,56 juta ini dikategorikan sebagai transaksi material karena mencakup 21,22 persen dari total ekuitas konsolidasian DSSA per akhir Maret 2026. Mengingat nilainya di bawah ambang batas 50 persen, langkah ini tidak mewajibkan perseroan untuk menempuh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Perseroan juga memastikan bahwa transaksi afiliasi ini telah melalui prosedur tata kelola perusahaan yang baik dan dipastikan tidak memiliki benturan kepentingan. Selain itu, manajemen menegaskan bahwa suntikan modal tersebut tidak memberikan dampak negatif terhadap kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha grup secara keseluruhan, dengan proyeksi kinerja operasional yang tetap stabil pasca-transaksi.