Dalam upaya menekan prevalensi kebutaan yang dapat dicegah, Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Cabang Bali melaksanakan aksi sosial kesehatan mata di Wantilan Serbaguna Pasar Yadnya, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Minggu (5/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan Hari Bakti Perdami ke-62 sekaligus mengawali Bulan Bakti Perdami ke-2 yang digelar secara nasional.

Mengusung tema 'One Doctor One Sight', inisiatif ini melibatkan 114 dokter spesialis mata di Bali dengan dukungan penuh dari John Fawcett Foundation. Target utama layanan ini adalah memberikan pemeriksaan kesehatan komprehensif serta operasi katarak gratis kepada 200 warga yang membutuhkan. Hingga hari pembukaan, empat pasien telah berhasil menjalani prosedur operasi katarak setelah melalui tahapan skrining medis yang ketat.

Ketua Panitia Bakti Sosial, dr. Cynthia Dewi M, Sp.M, menjelaskan bahwa masyarakat dapat mengakses berbagai layanan secara cuma-cuma, mulai dari skrining kesehatan mata, penyuluhan, pembagian kacamata, hingga tindakan operasi katarak. Kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk tindakan kuratif, tetapi juga sebagai sarana edukasi pentingnya deteksi dini bagi kesehatan penglihatan masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Perdami Bali, dr. Cokorda Istri Dewiyani P., Sp.M (K), menekankan bahwa katarak adalah kondisi yang dapat dipulihkan jika ditangani sejak dini. Seluruh pembiayaan kegiatan ini bersumber dari gotong royong para dokter spesialis mata di Bali sebagai bentuk komitmen profesi untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Rangkaian Bulan Bakti Perdami akan berlangsung hingga 5 Agustus 2026. Sebagai penutup dari serangkaian kegiatan sosial berskala nasional ini, Perdami berencana mengajukan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) atas pencapaian operasi katarak gratis terbanyak dan terluas di seluruh pelosok Indonesia.