Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) tengah mempercepat modernisasi sistem tata kelola persampahan dengan mengoptimalkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Lubuk Terentang, Kecamatan Betara. Langkah strategis ini dipantau langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, guna memastikan kesiapan infrastruktur dan efektivitas pengelolaan di lapangan.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Anwar Sadat menyampaikan bahwa pembenahan kawasan TPA dilakukan secara bertahap. Hal ini dikarenakan tata kelola TPA Lubuk Terentang saat ini masih berada di bawah asistensi dan pengawasan Kementerian Lingkungan Hidup. Kendati demikian, sinergi dengan pemerintah pusat terus diperkuat untuk mencapai standar pengelolaan lingkungan yang ideal.

Salah satu terobosan baru yang mulai diuji coba di lokasi tersebut adalah penggunaan mesin pemilah sampah otomatis. Teknologi ini dirancang untuk memisahkan sampah organik dan anorganik secara cepat, sehingga dapat mempermudah sekaligus mempercepat proses daur ulang pada tahap berikutnya.

Melalui inovasi teknologi ini, sampah organik nantinya akan diproses menjadi pupuk kompos guna mendukung sektor pertanian lokal. Sementara itu, sampah plastik dan material anorganik lainnya akan diolah menjadi komoditas bernilai jual tinggi, seperti biji plastik yang siap diserap oleh industri daur ulang.

Bupati berharap pemanfaatan teknologi ramah lingkungan ini tidak hanya meminimalisasi dampak pencemaran, melainkan juga mampu menumbuhkan peluang usaha baru bagi warga sekitar. Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh jajaran Kepala Dinas PUPR, Dinas Perkim, BKAD, Dinas Lingkungan Hidup, serta aparatur kecamatan dan desa setempat.