Pendapatan atau omzet yang melimpah kerap kali disalahartikan sebagai parameter tunggal kesuksesan sebuah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Nyatanya, tanpa manajemen keuangan yang sehat dan fondasi bisnis yang kokoh, besarnya omzet tidak menjamin keberlanjutan usaha dalam jangka panjang. Hal ini melatarbelakangi inisiatif PT Asuransi Jiwa Sequis Life (Sequis Life) dalam menyelenggarakan program edukasi bertajuk Sequis SHEPRENEUR Learning Series di Jakarta.
Pelatihan khusus ini menyasar sekitar 60 wirausaha perempuan yang terbagi dalam segmen mompreneur, sispreneur, dan youthpreneur. Melalui program ini, para peserta dibekali dengan berbagai materi esensial, mulai dari tata kelola bisnis, penguatan citra diri (personal branding), pemanfaatan teknologi digital, hingga pemahaman mendalam mengenai literasi keuangan.
Chief of Human Resources & Corporate Services Sequis Life, Agustina Samara, menegaskan bahwa kontribusi perempuan sangat signifikan dalam menggerakkan roda perekonomian nasional melalui sektor UMKM. Melalui pendampingan ini, pihaknya berkomitmen untuk membantu para pelaku usaha perempuan memperkuat kapasitas operasional dan finansial mereka, sehingga mampu melahirkan bisnis yang tangguh dan berkelanjutan.
Senada dengan hal tersebut, praktisi pengembangan usaha Lishia Erza Budiman mengingatkan pentingnya mengubah pola pikir dalam menilai kesehatan sebuah unit bisnis. Ia menekankan bahwa selain omzet, aspek penting yang wajib dipantau secara ketat adalah pencatatan transaksi yang disiplin, pengelolaan arus kas (cash flow), serta optimalisasi aset non-fisik seperti reputasi merek, jaringan mitra, dan keahlian tim.
Sementara itu, Agency Development Manager Sequis Life, Christle Honora Emilia Monaliza, menyoroti kesalahan klasik yang sering dilakukan pelaku UMKM, yakni mencampuradukkan keuangan usaha dengan kebutuhan rumah tangga. Kebiasaan ini dinilai berisiko menggerus modal kerja saat ada kebutuhan mendesak keluarga. Pemisahan rekening dan pos anggaran secara tegas menjadi kunci untuk menjaga stabilitas finansial keluarga sekaligus kelangsungan bisnis.