BOGOR – Menandai lebih dari setengah abad kiprahnya di industri semen nasional, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. merayakan hari ulang tahun ke-51 di Kompleks Pabrik Citeureup, Kabupaten Bogor. Perayaan yang digelar secara hibrida ini mengusung tema besar "Harmoni dalam Sinergi, Kreatif dalam Inovasi, Gemilang dalam Prestasi" sebagai komitmen memperkuat bisnis yang berkelanjutan.

Direktur Utama Indocement, Christian Kartawijaya, menegaskan bahwa perjalanan panjang selama 51 tahun ini menjadi fondasi kokoh bagi perusahaan untuk terus berinovasi. Ia optimistis sinergi yang harmonis di seluruh lini operasional akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi para pemangku kepentingan serta berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

Dalam memperkuat ekosistem bisnisnya, produsen semen terkemuka ini telah membentuk sejumlah usaha patungan strategis. Langkah tersebut mencakup kerja sama dengan Saint-Gobain Group melalui pendirian PT Mortar Prakarsa Utama untuk bisnis mortar, serta kolaborasi bersama Mondi Industrial Bags GmbH melalui PT Mondi Indo Prakarsa Kemasan guna memastikan keandalan pasokan kemasan produk.

Dari sisi kepedulian lingkungan, Indocement sukses menyabet penghargaan PROPER Emas untuk Kompleks Pabrik Citeureup serta PROPER Hijau bagi pabrik di Cirebon dan Tarjun. Guna menekan emisi karbon, perusahaan giat memaksimalkan penggunaan bahan bakar alternatif dari sampah (RDF), memasang panel surya, mengoperasikan armada kendaraan listrik, serta menerapkan teknologi kecerdasan artifisial (AI) guna mengoptimalkan rantai produksi.

Meski industri semen domestik masih dibayangi tantangan kelebihan kapasitas, emiten semen ini berhasil mencatatkan rapor hijau. Pada semester I 2026, volume penjualan domestik tumbuh 4,9 persen, yang mendongkrak pangsa pasar perusahaan menjadi 28,1 persen. Dari sisi finansial, pendapatan neto terkerek 5,2 persen dengan perolehan laba bersih mencapai Rp589,6 miliar, melonjak 19,2 persen secara tahunan.

Memasuki paruh kedua tahun ini, Indocement akan fokus menjaga efisiensi tanpa mengabaikan aspek keselamatan kerja dan kepuasan pelanggan. Selain itu, kontribusi sosial terus dijalankan lewat program bedah rumah untuk pekerja bangunan serta pemulihan infrastruktur vital pascabencana di wilayah Aceh Tamiang dan Tapanuli Tengah.