Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Tanjungpinang menginisiasi langkah proaktif untuk menjangkau masyarakat pesisir lewat program "PKK Menyapa Pesisir" (MENYISIR). Dalam aksi nyata ini, Ketua TP-PKK Kota Tanjungpinang, Hj. Yuniarni Pustoko Weni, menyambangi Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (KB) di Kelurahan Kampung Bugis guna memperkuat peran kader kesehatan di akar rumput.

Kampung Bugis dipilih sebagai salah satu fokus perhatian mengingat karakteristik wilayahnya yang membentang seluas 2.500 hektare. Kawasan pesisir ini dihuni oleh 8.248 jiwa yang tersebar di 2.720 kepala keluarga, dengan rincian 4.282 laki-laki dan 3.966 perempuan. Dari populasi tersebut, tercatat ada 56 ibu hamil serta 651 warga lanjut usia (lansia) yang membutuhkan pemantauan berkala dan layanan kesehatan dasar.

Dalam arahannya, Hj. Yuniarni Pustoko Weni menekankan pentingnya menjadikan PKK sebagai lembaga yang inklusif dan responsif terhadap keluh kesah masyarakat. Ia mendorong kader PKK dan Posyandu untuk meningkatkan frekuensi peninjauan lapangan guna mendeteksi masalah kesehatan maupun dinamika sosial ekonomi warga secara langsung.

Selain itu, Weni menyoroti urgensi optimalisasi kelompok Dasawisma dalam melestarikan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai pertahanan pertama kesehatan keluarga. Ia juga menaruh perhatian khusus pada penurunan tren gaya hidup sehat pada kalangan remaja yang berpotensi memicu pernikahan usia dini serta implikasi sosial ekonomi yang menyertainya.

Kunjungan kerja ini diwarnai dengan pemantauan langsung kelompok rentan dan penyerahan bantuan sosial. Weni menjenguk seorang ibu hamil yang mendekati masa persalinan untuk memberikan edukasi pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, serta menyambangi lansia berusia 80 tahun demi mengampanyekan pentingnya pola hidup sehat sejak dini agar masa tua tetap produktif.