Jawa Barat resmi dinobatkan sebagai juara umum dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Squash 2026 yang diselenggarakan di Gedung Squash Wibawa Mukti, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi. Kontingen tuan rumah tampil dominan dengan mengumpulkan total 31 medali, yang terdiri dari 11 medali emas, lima perak, dan 15 perunggu.
Posisi kedua klasemen akhir ditempati oleh kontingen DKI Jakarta yang membawa pulang dua medali emas, tujuh perak, dan 12 perunggu. Sementara itu, Kalimantan Timur berhasil menduduki peringkat ketiga dengan perolehan satu medali emas, satu perak, serta tiga perunggu. Kontribusi atlet binaan Kabupaten Bekasi sendiri cukup signifikan, yakni dengan menyumbang satu medali emas dan tiga medali perunggu bagi kontingen Jawa Barat.
Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Pusat, Irfan Bachtiar, memberikan apresiasi tinggi terhadap fasilitas Gedung Squash Wibawa Mukti. Menurutnya, infrastruktur tersebut sudah sangat representatif untuk menyelenggarakan berbagai kejuaraan, baik di level nasional maupun internasional. Ia berharap ajang ini menjadi pemantik bagi daerah lain untuk memperkuat pembinaan atlet squash di masa depan.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, menegaskan bahwa kepercayaan menjadi tuan rumah merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah daerah terhadap prestasi olahraga nasional. Iman menyatakan optimistis bahwa fasilitas berstandar internasional yang dimiliki Kabupaten Bekasi akan menjadi motor penggerak lahirnya atlet-atlet squash berprestasi yang mampu bersaing hingga level dunia.
Menutup gelaran tersebut, Irfan Bachtiar berpesan kepada para atlet muda untuk tidak berpuas diri. Ia mendorong agar para atlet terus konsisten dalam berlatih serta memperbanyak pengalaman melalui kompetisi berkelanjutan demi membuka peluang karier yang lebih luas di kancah olahraga profesional.