Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI mengingatkan bahwa keberhasilan pengawasan pemilu sangat bergantung pada kesiapan fisik dan mental para petugas di lapangan. Anggota Bawaslu, Herwyn JH Malonda, menegaskan bahwa kebugaran tubuh dan kestabilan psikologis merupakan fondasi utama untuk menghasilkan pengawasan yang berkualitas.

Menurut Herwyn, dinamika pemilu yang kompleks serta beban kerja yang tinggi menuntut konsentrasi penuh dan daya tahan ekstra dari setiap pengawas. Tanpa kondisi kesehatan yang prima, potensi penurunan kualitas pengawasan di lapangan dapat meningkat, yang pada akhirnya dapat memengaruhi integritas proses demokrasi.

Hal tersebut disampaikannya di sela-sela kegiatan Jalan Sehat bertajuk "Jumat Sehati Jumpa Berlian" yang digelar di Jakarta. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebugaran internal jajaran Bawaslu, melainkan juga sebagai sarana sosialisasi kepada masyarakat luas.

Lebih lanjut, Bawaslu juga mengajak masyarakat untuk aktif menerapkan pola hidup sehat sekaligus terlibat langsung dalam mengawal jalannya pemilu. Sinergi antara pengawas profesional yang sehat secara fisik-mental serta partisipasi aktif warga dinilai menjadi kunci utama terciptanya pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.