Jakarta kembali menegaskan posisinya sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional yang kredibel. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, secara resmi membuka kejuaraan tinju bergengsi, Asian Boxing U-19 dan U-23 Championship 2026, di Basket Hall Gelora Bung Karno, Senayan, pada Minggu (5/7/2026).

Ajang yang dijadwalkan berlangsung hingga 16 Juli ini diikuti oleh 488 delegasi yang terdiri dari atlet, pelatih, serta ofisial dari 20 negara di Asia. Menpora Erick menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran para petinju muda ini, sembari menekankan bahwa Indonesia berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya suasana kompetisi yang aman, nyaman, dan menjunjung tinggi sportivitas.

Lebih dari sekadar memperebutkan medali, Menpora menilai kejuaraan ini merupakan wahana strategis bagi para atlet untuk mengasah kemampuan teknis sekaligus mental bertanding. Kompetisi tingkat regional ini diharapkan mampu menjadi jembatan bagi para atlet muda Asia untuk mengukur standar kualitas mereka sebelum terjun ke panggung dunia yang lebih luas.

Erick Thohir juga menyoroti pentingnya kolaborasi antarfederasi tinju di Asia untuk terus melakukan pembinaan atlet secara berkelanjutan. Menurutnya, potensi besar yang dimiliki petinju Asia harus dikelola dengan sistematis agar dominasi atlet Asia di ajang internasional, khususnya Olimpiade, dapat meningkat secara signifikan di masa mendatang.

Penyelenggaraan kejuaraan ini dipandang sebagai langkah awal yang krusial dalam mencetak generasi petinju tangguh. Melalui pertukaran pengalaman dan persaingan yang berkualitas, diharapkan olahraga tinju di kawasan Asia semakin kuat, bersatu, dan mampu melahirkan lebih banyak peraih medali emas di ajang olahraga tertinggi dunia tersebut.