Pemerintah Indonesia tengah membidik peluang ekspansi industri yang lebih luas melalui partisipasi aktif sebagai Official Partner Country dalam perhelatan internasional INNOPROM 2026. Langkah strategis ini dirancang untuk membuka akses lebih dalam terhadap potensi kerja sama dengan Rusia serta negara-negara di kawasan Eurasia.
Fokus utama dari keikutsertaan ini adalah menarik investasi asing yang lebih masif serta mendorong terciptanya proyek manufaktur bersama. Melalui kolaborasi tersebut, Indonesia diharapkan mampu menyerap transfer teknologi mutakhir yang sangat dibutuhkan guna meningkatkan daya saing industri nasional di kancah global.
Sektor manufaktur dipandang sebagai pilar vital dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi domestik. Dengan memperkuat posisi tawar melalui kemitraan internasional, Indonesia berupaya menciptakan ekosistem industri yang lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada nilai tambah yang berkelanjutan bagi sektor riil.