Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menjaga momentum penguatan di zona hijau hingga penutupan sesi pertama perdagangan, Senin (6/7/2026). Meskipun sempat menghadapi tekanan saat pembukaan, indeks mencatatkan kenaikan sebesar 0,18 persen atau 10,81 poin, sehingga parkir di posisi 5.864.

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG sempat bergerak fluktuatif dengan menyentuh level tertinggi di angka 5.936 dan level terendah 5.876. Sepanjang sesi pertama, total nilai transaksi tercatat mencapai Rp4,74 triliun, yang melibatkan volume perdagangan sebanyak 9,85 miliar saham melalui 891.300 kali transaksi.

Performa sektor teknologi menjadi katalis utama dalam menjaga stabilitas pasar dengan mencatatkan apresiasi sebesar 0,82 persen, disusul oleh sektor kesehatan yang turut berkontribusi positif sebesar 0,14 persen. Di sisi lain, tekanan jual cukup terasa pada sektor infrastruktur yang terkoreksi 0,59 persen, diikuti sektor transportasi sebesar 0,51 persen dan sektor bahan baku yang turun 0,43 persen.

Di pasar mata uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mengalami pelemahan sebesar 0,25 persen atau 45 poin, sehingga berada di level Rp17.990 per dolar AS. Perlu diingat bahwa artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk mengambil keputusan investasi tertentu; segala risiko yang muncul merupakan tanggung jawab pribadi investor.