Pecinta astronomi akan dimanjakan dengan rangkaian fenomena langit menarik sepanjang bulan Agustus ini. Salah satu peristiwa alam yang paling dinantikan adalah puncak hujan meteor Perseid yang diprakirakan terjadi pada 13 Agustus mendatang. Informasi ini dirilis resmi oleh pihak Museum Astronomi Taipei untuk memandu para pengamat bintang.
Pihak museum menjelaskan bahwa waktu terbaik untuk menyaksikan fenomena Perseid ini dimulai dari tanggal 12 Agustus sekitar pukul 20.00 waktu setempat hingga menjelang fajar keesokan harinya. Mengingat kondisi bulan yang sedang berada pada fase bulan baru, minimnya gangguan cahaya alami akan mempermudah pengamatan visual. Pada puncak fasenya, pengamat diperkirakan dapat melihat hingga 70 meteor per jam melintasi langit malam.
Karakteristik meteor Perseid dikenal memiliki pergerakan yang sangat cepat dan tingkat kecerahan yang relatif tinggi, bahkan sering kali memicu kemunculan bola api (fireball). Untuk menikmati pertunjukan alam ini secara maksimal, masyarakat disarankan mencari area terbuka yang minim polusi cahaya serta bebas dari halangan fisik seperti pohon atau bangunan tinggi.
Selain hujan meteor, bulan Agustus juga menjadi momen ideal untuk mengamati dua planet terdekat dari Matahari, yaitu Merkurius dan Venus. Merkurius dijadwalkan mencapai jarak pemisahan tampak terbesar dari Matahari pada 2 Agustus. Selama beberapa hari sebelum dan sesudah tanggal tersebut, planet terdekat dengan matahari ini dapat diamati di posisi rendah di ufuk timur sesaat sebelum fajar menyingsing.
Sementara itu, Venus akan mencapai jarak pemisahan tampak terbesar dari Matahari pada 15 Agustus, menandai satu-satunya kesempatan terbaik sepanjang tahun ini untuk mengamati planet tersebut dalam kondisi optimal. Bersinar dengan magnitudo mencapai -4,5, Venus akan menjadi salah satu objek tercerah di langit malam setelah Bulan. Keindahannya semakin lengkap karena Venus akan tampak berdampingan dengan bulan sabit tipis di langit barat saat senja tiba.