PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) secara resmi meluncurkan layanan transaksi bilateral menggunakan berbagai mata uang lokal tanpa memerlukan konversi perantara. Inisiatif strategis ini dihadirkan guna mempermudah para pelaku usaha dalam negeri yang tengah berupaya memperluas jangkauan bisnis mereka ke wilayah Asia dan Timur Tengah.

Melalui pembaruan layanan ini, nasabah kini dapat langsung bertransaksi menggunakan mata uang lokal dari negara mitra, yakni Dirham Uni Emirat Arab (AED), Baht Thailand (THB), dan Won Korea Selatan (KRW). Ketiadaan konversi mata uang perantara membuat proses pengiriman maupun penerimaan dana antarnegara menjadi jauh lebih ringkas dan efisien.

Langkah ini diklaim memberikan sejumlah keuntungan konkret bagi dunia usaha. Selain mempercepat durasi penyelesaian transaksi, penggunaan mata uang lokal ini juga membantu para pengusaha dalam mengelola arus kas agar lebih mudah diprediksi, sekaligus meminimalisasi biaya operasional berkat nilai tukar yang lebih kompetitif.

Head of Transaction Banking OCBC, Gianto Kusno, menegaskan bahwa inovasi ini merupakan wujud komitmen perseroan untuk mendukung daya saing global nasabah. Ia menjelaskan bahwa transaksi ke Uni Emirat Arab, Thailand, dan Korea Selatan kini dapat diakses secara fleksibel, baik secara tatap muka di seluruh kantor cabang maupun secara digital melalui platform OCBC Business.

Layanan mata uang asing terbaru ini dapat dimanfaatkan oleh pemegang berbagai jenis rekening korporasi, termasuk Giro Business Smart, Giro Business Signature, Giro DHE SDA, hingga Giro Multicurrency. Kehadiran opsi mata uang baru ini diharapkan mampu memperkuat kemitraan dagang serta mendorong aktivitas ekspor Indonesia dengan negara-negara mitra strategis.