Perusahaan ritel olahraga asal Amerika Serikat, Fanatics, melakukan langkah strategis untuk merambah industri pasar prediksi. Sektor keuangan alternatif ini tengah mengalami lonjakan popularitas luar biasa dalam setahun terakhir, seiring meningkatnya minat publik untuk mempertaruhkan prediksi mereka pada berbagai isu, mulai dari dinamika politik, inflasi, hingga hasil pertandingan olahraga.

Sebagai bagian dari ekspansi tersebut, Fanatics mengumumkan kesepakatan untuk mengakuisisi Water Street Labs dan CX Clearinghouse dari BGC Group. Akuisisi ini memberikan kendali penuh kepada Fanatics atas bursa serta lembaga kliring yang telah mengantongi regulasi federal. Dengan kepemilikan baru ini, mereka kini memiliki otoritas mandiri untuk meluncurkan dan menyelesaikan transaksi kontrak prediksi mereka sendiri. Kendati demikian, nilai kesepakatan finansial dari akuisisi ini tidak dipublikasikan ke publik.

Kepemilikan bursa mandiri ini diproyeksikan akan memangkas rantai operasional Fanatics, memberikan kontrol produk yang lebih kokoh, serta mempercepat proses peluncuran pasar baru secara daring. Selain itu, kolaborasi antara Fanatics dan BGC juga mencakup rencana pengembangan produk data pasar inovatif yang memadukan dinamika pasar prediksi dengan data keuangan konvensional.

Tren pasar prediksi sendiri saat ini menjadi salah satu segmen dengan pertumbuhan paling masif di sektor keuangan global. Pertumbuhan ini sebagian besar ditopang oleh platform yang diatur oleh CFTC (Komisi Perdagangan Berjangka Komoditi AS) seperti Kalshi, serta platform berbasis blockchain terkemuka seperti Polymarket. Sejumlah entitas keuangan berbasis kripto dan broker ritel terkemuka seperti Coinbase dan Robinhood juga telah mulai mengintegrasikan layanan serupa demi menjangkau basis pengguna yang lebih luas.

Melalui basis konsumen olahraga mereka yang sangat besar, Fanatics optimistis mampu membawa instrumen pasar prediksi ini ke segmen pasar yang lebih luas lagi. Unit usaha mereka, Fanatics Markets, yang diluncurkan pada akhir tahun 2024 kini telah beroperasi di 23 negara bagian dan empat wilayah di Amerika Serikat, bersaing ketat dengan kompetitor industri taruhan olahraga lainnya seperti DraftKings yang juga tengah menyiapkan platform sejenis.