Pemerintah Kota Surabaya gencar memperluas jangkauan sektor pariwisatanya ke luar Pulau Jawa. Langkah strategis ini diwujudkan melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya dengan menggelar forum temu bisnis bertajuk "Surabaya Table Top: Where Business Meets Leisure" di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Bertempat di Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan, agenda promosi ini mempertemukan secara langsung 33 pelaku usaha pariwisata asal Surabaya sebagai penyedia jasa (seller) dengan 125 pembeli potensial (buyer) dari wilayah Kalimantan Timur. Para mitra potensial ini terdiri dari biro perjalanan wisata, korporasi, instansi pemerintah, hingga berbagai asosiasi dan komunitas lokal.

Kepala Bidang Pariwisata Disbudporapar Kota Surabaya, Farah Andita Ramdhani, menjelaskan bahwa pemilihan Balikpapan didasari oleh posisi geografisnya yang strategis sebagai gerbang utama Kalimantan Timur. Didukung oleh aksesibilitas penerbangan langsung yang memadai, wilayah ini dinilai menjadi salah satu penyumbang arus wisatawan yang signifikan bagi Surabaya.

Farah menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang promosi, melainkan upaya konkret untuk membangun jaringan kerja sama jangka panjang. Melalui kolaborasi ini, diharapkan lahir paket-paket wisata baru yang menarik serta peningkatan penyelenggaraan kegiatan berskala nasional (MICE) yang berujung pada naiknya angka kunjungan ke Kota Pahlawan.

Dalam ajang tersebut, Surabaya memamerkan beragam potensi unggulannya, mulai dari wisata sejarah (heritage), kuliner khas, wisata medis (medical tourism), wisata olahraga (sport tourism), hingga infrastruktur penunjang MICE yang mumpuni. Agenda kegiatan tahunan milik Pemkot Surabaya juga turut disodorkan sebagai daya tarik tambahan untuk menarik minat pasar Kalimantan.

Tingginya antusiasme peserta menunjukkan potensi kerja sama yang sangat menjanjikan antara kedua wilayah. Ke depan, Pemkot Surabaya berkomitmen untuk terus menggencarkan promosi serupa ke berbagai wilayah potensial di tanah air guna mendorong kebangkitan ekonomi daerah lewat sektor pariwisata.