Persaingan sengit antara dua talenta muda Asia dipastikan akan mewarnai ajang balap Moto3 Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring akhir pekan ini. Perhatian publik kini tertuju pada persaingan ketat antara pembalap kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, dengan rivalnya asal Malaysia, Hakim Danish.
Hingga memasuki seri ke-11 musim ini, kedua pembalap berada dalam posisi yang sangat berimbang di papan tengah klasemen. Veda, yang merupakan juara Asia Talent Cup 2023, kini menghuni peringkat ketujuh dengan torehan 82 poin, jumlah yang sama persis dengan yang dikoleksi Hakim Danish di peringkat keenam.
Balapan di Sachsenring nantinya akan menjadi medan pertempuran krusial bagi keduanya. Siapa pun yang mampu finis di depan, dipastikan akan mengamankan posisi sebagai pembalap muda Asia terbaik saat ini. Bagi Veda, seri Jerman menjadi momentum untuk bangkit setelah hasil kurang memuaskan pada balapan sebelumnya di Belanda.
Sepanjang musim 2026, Veda telah menunjukkan kapasitasnya dengan dua kali menapaki podium. Berbekal pengalaman tersebut, pembalap muda ini mengaku lebih fokus dan tenang dalam membangun strategi sejak sesi latihan perdana bersama timnya.
Veda menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan performa agar dapat meraih hasil maksimal di Jerman. Seluruh dukungan masyarakat Indonesia pun diharapkan menjadi energi tambahan bagi Veda untuk menaklukkan lintasan Sachsenring dan mengibarkan bendera Merah Putih di kancah internasional.