Sebanyak 30 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unit Samasta Kukar memfokuskan pengabdian mereka pada penguatan sektor pertanian di Kabupaten Kutai Kartanegara. Selama 50 hari, mereka menginisiasi berbagai program berbasis teknologi pertanian untuk mendukung ketahanan pangan lokal.

Program ini menyasar dua wilayah utama, yakni Desa Karang Tunggal di Kecamatan Tenggarong Seberang dan Desa Sumbersari di Kecamatan Loa Kulu. Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan setempat untuk membangun demplot (demonstrasi plot) sebagai sarana edukasi dan penerapan teknologi pertanian modern bagi masyarakat desa.

Koordinator Mahasiswa Unit Samasta Kukar, Aisyah, menjelaskan bahwa program KKN ini dirancang secara interdisipliner dengan melibatkan berbagai latar belakang keilmuan mulai dari pertanian, teknik, sosial humaniora, hingga kesehatan. Langkah tersebut diambil agar potensi wilayah pertanian terpadu di Kutai Kartanegara dapat dioptimalkan dari berbagai sudut pandang keahlian.

Kehadiran mahasiswa KKN ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Balikpapan saat mereka berkunjung ke Balai Kota. Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menyampaikan bahwa interaksi langsung dengan masyarakat di Kalimantan Timur akan memperkaya pemahaman sosial-demografi para calon intelektual tersebut.

Bagus juga mendorong para mahasiswa untuk selalu menggunakan basis data yang kuat dalam berpikir dan bertindak. Selain itu, ia mengajak mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk melihat langsung perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai modal informasi positif saat kembali ke daerah asal.