Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, secara resmi membuka gelaran IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pameran alat kesehatan dan laboratorium terbesar di tanah air ini berlangsung mulai 5 hingga 7 Agustus 2026, memosisikan diri sebagai panggung utama bagi akselerasi transformasi digital di sektor medis nasional.

Memasuki penyelenggaraan ke-16, ajang kolaboratif ini diinisiasi oleh Krista Exhibitions Group bersama Gabungan Pengusaha Alat Kesehatan dan Laboratorium Indonesia (GAKESLAB Indonesia). Pameran berskala internasional ini diikuti oleh 60 perusahaan terkemuka dari sembilan negara, termasuk Singapura, Korea Selatan, Jepang, Jerman, hingga China, yang memamerkan solusi medis masa depan.

Sepanjang pameran, para pengunjung disuguhi beragam terobosan mutakhir, mulai dari alat diagnostik berpresisi tinggi, perangkat laboratorium modern, hingga inovasi digital yang menopang layanan kesehatan jarak jauh (telemedicine). Rangkaian teknologi ini dihadirkan guna memperkuat mutu pelayanan kesehatan sekaligus mendongkrak daya saing industri lokal.

CEO Krista Exhibitions Group, Daud D. Salim, menegaskan bahwa kegiatan ini berfungsi sebagai jembatan strategis yang mempertemukan seluruh ekosistem kesehatan. Pihaknya berharap pameran ini mampu mempercepat transfer teknologi dan melahirkan inovasi baru yang mendukung kemandirian sektor kesehatan Indonesia di pasar global.

Tak sekadar memamerkan produk, IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026 juga menyajikan rangkaian program edukatif, seperti seminar, diskusi panel, dan lokakarya. Sejumlah institusi penting turut ambil bagian sebagai narasumber, termasuk perwakilan Kementerian Kesehatan, Kementerian Perindustrian, Cellcure oleh Dr. Terawan, serta program pelatihan hematologi khusus yang diselenggarakan oleh PT Sysmex Indonesia bersama PATELKI.

Sisi kemanusiaan dan edukasi publik juga dihadirkan lewat layanan pemeriksaan gigi gratis oleh Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI). Selain itu, terdapat sesi khusus mengenai metode pengobatan tradisional Shaolin Traumatology dari Singapura, serta pemaparan inovasi kesehatan gigi terbaru dari tim akademisi Universitas Padjadjaran.

Sebagai langkah konkret memperkuat jejaring bisnis, panitia menyediakan program temu bisnis (business matching). Fasilitas ini dirancang khusus untuk mempertemukan produsen lokal dengan jaringan distributor dan investor potensial, menciptakan peluang kemitraan baru guna memacu pertumbuhan industri medis tanah air ke tingkat yang lebih tinggi.