Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang menyelenggarakan Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR) di Alun-alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur. Agenda ini dihadiri langsung oleh Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta ratusan warga yang antusias mengikuti senam massal.
Program GEMAR dirancang untuk mengoptimalkan momentum Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day/CFD) agar tidak sekadar berfokus pada pengurangan emisi karbon. Melalui inisiatif ini, Kemenpora mendorong pemanfaatan ruang terbuka publik sebagai pusat aktivitas fisik terpadu, seperti senam bersama, bersepeda, hingga jalan sehat yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat secara inklusif.
Selain fokus pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat, program ini juga mengusung misi penguatan ekonomi lokal. Setiap pelaksanaan GEMAR diintegrasikan dengan penyediaan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produk mereka, sehingga tercipta perputaran ekonomi yang nyata di sekitar lokasi kegiatan.
Analis Kebijakan Ahli Madya Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Dr. Yuslan, menjelaskan bahwa Kabupaten Semarang menjadi wilayah ketiga di Jawa Tengah yang merealisasikan program ini setelah Kota Surakarta dan Kabupaten Wonosobo. Pihaknya berharap pemerintah daerah dapat memperluas area CFD guna memberikan ruang aktivitas fisik yang lebih representatif bagi warga.
Merespons hal tersebut, Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha memberikan apresiasi tinggi dan berkomitmen untuk memperluas jangkauan program ini ke beberapa wilayah lain seperti Ambarawa, Sumowono, dan Tengaran. Langkah ekspansi ini diharapkan mampu memperluas kampanye gaya hidup sehat sekaligus memberikan stimulus bagi pelaku usaha kecil di tingkat kecamatan.