Fakultas Agroindustri Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) sukses menyelenggarakan "Agroindustri Festival" pada Jumat (3/7/2026). Kegiatan ini menjadi ajang unjuk gigi bagi lebih dari 250 mahasiswa dari berbagai program studi, termasuk Agroteknologi dan Peternakan, dalam menerapkan ilmu pertanian terpadu secara komprehensif.
Festival yang diramaikan oleh 44 stan ini merupakan muara dari mata kuliah praktikum Kuliah Lapang Pertanian Terpadu (KLPT). Uniknya, transaksi dalam festival ini dilakukan menggunakan sistem barter koin batok kelapa, memberikan pengalaman tersendiri bagi pengunjung yang ingin mencicipi produk olahan kuliner maupun hasil kebun organik.
Dekan Fakultas Agroindustri UMBY, Prof. Dr. Chatarina Lilis Suryani, S.TP., M.P., menyatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mencetak lulusan berjiwa agrosociopreneur. Mahasiswa tidak hanya dibekali kemampuan teknis budidaya, namun juga pemahaman mendalam mengenai manajemen sistem, pengolahan pascapanen, hingga strategi pemasaran yang kompetitif.
Dr. Yuli Perwita Sari, S.TP., selaku dosen pengampu, menambahkan bahwa mahasiswa telah menjalani proses panjang selama satu semester. Mereka bertanggung jawab penuh atas budidaya komoditas hortikultura seperti sayuran dan jagung, serta pemeliharaan ternak unggas. Hasil dari kerja keras tersebut kemudian diolah secara mandiri untuk dipasarkan langsung kepada masyarakat luas.
Lebih lanjut, pihak fakultas memberikan apresiasi kepada kelompok mahasiswa dengan performa budidaya terbaik. Langkah ini diharapkan mampu memicu semangat mahasiswa untuk terus menerapkan standar good farming practices serta memahami efisiensi produksi, yang menjadi kunci keberhasilan dalam industri pertanian modern.
Pandu Ragil, salah satu mahasiswa peserta, mengungkapkan antusiasmenya meski menghadapi tantangan berat selama masa persiapan. Baginya, praktik langsung di lapangan memberikan pelajaran berharga mengenai manajemen keuangan dan operasional bisnis yang akan menjadi bekal krusial saat merintis usaha di masa depan.