PT Ofero Technology Indonesia secara resmi memperkenalkan model terbaru mereka, Carria 1, dalam ajang Jakarta Fair 2026. Kendaraan listrik ini dirancang khusus untuk menjawab tantangan mobilitas pelaku usaha, mulai dari sektor UMKM, jasa pengiriman, hingga operasional logistik berskala perusahaan yang membutuhkan ketahanan tinggi.
Langkah strategis ini diambil menyusul pertumbuhan sektor e-commerce yang kian masif di tanah air. Dengan nilai transaksi yang menembus angka Rp 1.288,93 triliun pada 2024, kebutuhan akan armada distribusi yang hemat biaya namun tetap andal menjadi krusial. Ofero hadir untuk mendukung transformasi transportasi nasional sembari menawarkan nilai ekonomis bagi pemilik usaha.
Auditya Gunawan, perwakilan dari Brand Department Ofero Indonesia, menegaskan bahwa Carria 1 diposisikan sebagai instrumen produktivitas. "Kami merancang motor ini agar pelaku usaha dapat memangkas biaya operasional secara signifikan tanpa mengorbankan produktivitas harian mereka," ujarnya dalam keterangan resmi.
Dari sisi teknis, Carria 1 unggul berkat sistem baterai ganda yang mampu menempuh jarak hingga 130 kilometer dalam sekali pengisian. Selain itu, motor ini sanggup menopang beban maksimal seberat 200 kilogram, menjadikannya sangat fleksibel untuk berbagai kebutuhan lapangan. Keamanan pengendara pun ditingkatkan melalui penyematan teknologi Traction Control System (TCS) untuk menjaga stabilitas di berbagai medan.
Secara finansial, penggunaan Carria 1 diklaim mampu menghemat pengeluaran operasional hingga Rp 14,6 juta per tahun dibandingkan kendaraan konvensional berbahan bakar bensin. Dengan efisiensi energi dan perawatan yang minim, Ofero optimis bahwa inovasi ini akan menjadi katalisator bagi akselerasi ekonomi produktif yang lebih ramah lingkungan di Indonesia.