Wakil Bupati Blitar, Beky Herdihansah, resmi melebarkan sayap bisnisnya dengan meluncurkan merek kopi lokal teranyar bernama JOZ JIZ pada Minggu (9/8/2026). Nama produk ini terinspirasi dari jargon populer "Josjis" yang kerap ia gunakan dalam keseharian. Kehadiran produk ini kian memperkuat portofolio bisnis sang wakil bupati yang juga dikenal sebagai pengusaha sukses.

Sebagai komisaris perusahaan, Beky berupaya mengintegrasikan bisnis kopi dari hulu hingga hilir guna memberdayakan masyarakat lokal. Ia menargetkan keterlibatan aktif para petani kopi, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta kalangan muda untuk membuka lapangan pekerjaan baru sekaligus menumbuhkan iklim wirausaha secara mandiri.

Langkah taktis ini didukung oleh besarnya potensi komoditas kopi di Kabupaten Blitar. Data mencatat wilayah ini memiliki lahan perkebunan kopi seluas 2.399 hektar yang tersebar di wilayah Doko, Gandusari, Garum, Wlingi, dan Selopuro. Sepanjang tahun 2025 saja, kawasan ini sukses memproduksi hingga 1.886 ton biji kopi berkualitas tinggi.

Bupati Blitar, Rijanto, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif hilirisasi komoditas lokal ini. Menurutnya, sinergi antara pelaku usaha dan petani lokal sangat krusial untuk memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah. Pemerintah Kabupaten Blitar menyatakan kesiapannya untuk terus memfasilitasi ekosistem industri kreatif serupa.

Sebelum menjabat sebagai wakil bupati, tokoh asal Desa Tawangrejo ini memang dikenal memiliki gurita bisnis di sektor pertanian dan peternakan. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK periode 2024, total kekayaan Beky mencapai Rp85,4 miliar. Harta tersebut didominasi oleh kepemilikan surat berharga senilai Rp47,3 miliar, puluhan aset tanah senilai Rp26,8 miliar, serta berbagai aset bergerak lainnya.