Pemerintah Indonesia secara resmi mengutus delegasi tingkat tinggi ke Iran untuk menghadiri upacara penghormatan terakhir bagi mendiang Ayatollah Seyyed Ali Khamenei di kompleks Makam Imam Reza, Mashhad. Kehadiran delegasi yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri RI ini turut menyertakan Ketua MPR RI serta pimpinan organisasi Islam terbesar di Indonesia, PBNU dan PP Muhammadiyah, sebagai bentuk solidaritas mendalam bagi masyarakat Iran.
Di sela-sela agenda tersebut, Menteri Luar Negeri RI menggelar pertemuan bilateral dengan mitranya dari Iran. Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak berkomitmen untuk mengintensifkan kolaborasi di berbagai sektor strategis. Selain isu bilateral, kedua menteri menyoroti pentingnya stabilitas global dengan menekankan penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi, dialog, serta kepatuhan terhadap kedaulatan negara dan hukum internasional.
Penguatan hubungan juga diperluas melalui diplomasi parlemen. Delegasi Indonesia berkesempatan bertemu dengan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, guna membahas peningkatan pertukaran antarparlemen serta mempererat hubungan sosial antar-masyarakat (people-to-people contact). Langkah ini dipandang sebagai pilar utama dalam membangun kemitraan jangka panjang yang lebih kokoh di antara kedua negara.
Sebagai informasi, delegasi Indonesia mencatatkan diri sebagai perwakilan internasional pertama yang berkesempatan memberikan penghormatan langsung di makam mendiang. Partisipasi aktif tokoh nasional dalam misi ini menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra strategis yang menjunjung tinggi semangat persaudaraan lintas negara di tengah situasi regional yang dinamis.