Festival budaya populer terbesar di Batam, JAPXCOM 2026, yang berlangsung di Grand Batam Mall pada 20–26 Juli 2026, menjadi momentum penting bagi Politeknik Inovasi Nusantara. Kampus vokasi ini turut berpartisipasi aktif guna mendekatkan program pendidikan teknologi, rekayasa, dan energi terbarukan langsung kepada komunitas muda yang dinamis.

JAPXCOM selama ini dikenal sebagai wadah berkumpulnya ribuan pencinta anime, gim, kolektor mainan, hingga pegiat cosplay dari penjuru Kepulauan Riau. Di tengah semarak kreativitas pop culture tersebut, Politeknik Inovasi Nusantara berupaya menjembatani kesenangan generasi muda dengan peluang karier di era digital melalui jalur pendidikan yang relevan.

Di gerai pameran mereka, pengunjung dapat berkonsultasi mengenai peluang akademik dan program beasiswa. Kampus ini menonjolkan tiga program studi unggulan yang dirancang untuk menjawab tantangan industri modern, yakni Teknologi Rekayasa Komputer, Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung, dan Teknologi Rekayasa Energi Terbarukan.

Wakil Direktur III Politeknik Inovasi Nusantara, Arseto H.P., menjelaskan bahwa langkah strategis ini diambil demi merangkul anak muda di ruang yang sesuai dengan minat mereka sehari-hari. Menurutnya, kegemaran terhadap dunia gim, anime, dan konten digital lainnya dapat menjadi fondasi kuat untuk membangun keahlian profesional yang bernilai tinggi.

Arseto menambahkan bahwa pendidikan vokasi masa kini dituntut untuk lebih fleksibel dan tidak hanya terpaku pada pembelajaran teoretis di ruang kelas. Dengan hadir langsung di tengah ekosistem kreatif, kampus berharap dapat memotivasi para remaja agar tidak ragu mengembangkan kegemaran mereka menjadi modal berharga bagi masa depan.

Keikutsertaan dalam JAPXCOM 2026 ini merefleksikan komitmen Politeknik Inovasi Nusantara dalam menyelenggarakan sistem pembelajaran yang aplikatif dan berbasis kemitraan industri. Ke depan, kampus ini menargetkan lahirnya talenta-talenta lokal yang siap bersaing dalam iklim industri yang kian bertransformasi ke arah serbadigital.