Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Cilegon, PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM), kini memiliki nakhoda baru di jajaran pengawasan. Rapih Herdiansyah, seorang praktisi komunikasi dengan rekam jejak luas di tingkat lokal maupun nasional, resmi terpilih sebagai Komisaris berdasarkan hasil seleksi yang diumumkan pada Juli 2026.

Perjalanan karier Rapih terbilang dinamis dan inspiratif. Ia merintis langkah profesionalnya dari bawah sebagai jurnalis muda pada tahun 2004 di Harian Umum Fajar Banten (kini Kabar Banten). Kiprahnya di dunia pers terus menanjak hingga ia dipercaya memperkuat Banten TV sebagai Koordinator Divisi Pemberitaan dan penanggung jawab produksi konten pada 2011, sebelum akhirnya mendirikan perusahaan media serta konsultan komunikasi politiknya sendiri.

Selain berpengalaman di bidang media, alumnus Magister Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana ini juga aktif di lingkar kebijakan publik. Selama hampir satu dekade, Rapih mengabdi sebagai Tenaga Ahli di DPRD Provinsi Banten hingga DPR RI. Ia bahkan pernah dipercaya menjadi Tim Ahli Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI pada periode 2019–2022 mendampingi Muhamad Mardiono, serta sempat menduduki posisi strategis sebagai Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebelum masa baktinya berakhir pasca-Muktamar X pada September 2025.

Tidak hanya aktif di dunia praktisi dan politik, akademisi yang pernah mengikuti program pemantapan nilai kebangsaan di Lemhannas RI pada 2013 ini juga mendedikasikan waktunya untuk mengajar. Rapih tercatat pernah menjadi dosen luar biasa di beberapa perguruan tinggi terkemuka di Banten, seperti UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Universitas Banten Jaya, dan Universitas Serang Raya.

Kini, berbekal pengalaman multi-sektoral tersebut, Rapih siap mengawal tata kelola PT PCM. Ia menegaskan komitmennya untuk menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan memposisikan dewan komisaris sebagai mitra strategis direksi demi mendorong ekspansi bisnis perusahaan. Salah satu fokus utamanya adalah mendukung realisasi pembangunan Pelabuhan Warnasari seluas 45 hektare guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi kesejahteraan warga Cilegon.