Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Tebo mengambil langkah preventif guna menjaga kesehatan para warga binaan dengan menggelar sosialisasi edukasi mengenai penyakit kulit menular, khususnya scabies. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Muara Tebo pada Jumat (24/7) ini difokuskan pada peningkatan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan diri serta sanitasi di area hunian yang padat.

Acara edukatif ini dibuka langsung oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadik & Giatja), Erison Bangun, dengan didampingi oleh perawat Rina Indah Susanti serta tim medis Klinik Lapas. Dalam sosialisasi ini, dr. Mutia Puspa Rini hadir sebagai narasumber utama untuk memaparkan karakteristik penyakit kulit, gejala awal, metode penularan, hingga langkah penanganan medis yang tepat.

Dalam sesi edukasi tersebut, dr. Mutia menekankan bahwa scabies atau kudis merupakan salah satu penyakit kulit yang sangat cepat menular dalam lingkungan hunian bersama. Ia mengimbau para warga binaan untuk disiplin menerapkan pola hidup bersih dan sehat, seperti rutin menjaga kebersihan tempat tidur, tidak saling bertukar pakaian atau barang pribadi, serta segera melapor ke klinik apabila merasakan gejala gatal yang tidak biasa.

Sementara itu, Erison Bangun menegaskan bahwa penyuluhan kesehatan ini merupakan komitmen berkelanjutan dari pihak Lapas dalam memenuhi hak layanan kesehatan para warga binaan. Dengan bekal pengetahuan yang memadai, diharapkan warga binaan dapat lebih mandiri dalam menjaga kebersihan lingkungan kamar hunian demi mewujudkan Lapas yang bersih, sehat, dan bebas dari penularan penyakit.