Indeks Hang Seng di bursa saham Hong Kong langsung tertekan pada pembukaan perdagangan hari Kamis (6/8/2026). Indeks tergelincir 0,66 persen ke posisi 25.667,14 dan terus meluncur hingga ke level 25.580,89 pada sesi pagi. Penurunan ini menghapus tren positif sehari sebelumnya yang sempat ditutup menguat tipis di level 25.915,82.

Pelemahan pasar regional ini dipicu oleh pergerakan variatif di bursa Wall Street Amerika Serikat pada malam sebelumnya. Meskipun indeks Dow Jones mencetak rekor tertinggi baru berkat optimisme dialog damai AS-Iran, indeks Nasdaq justru ambles 0,83 persen. Koreksi tajam saham-saham raksasa seperti SpaceX dan Advanced Micro Devices (AMD) pasca-rilis laporan keuangan menjadi pemicu utama, setelah investor lebih menyoroti tingginya belanja modal infrastruktur kecerdasan buatan ketimbang pertumbuhan kinerja perusahaan.

Terdapat tiga faktor utama yang menekan pergerakan Hang Seng hari ini. Pertama, aksi jual saham teknologi global menjalar hingga ke emiten teknologi besar di bursa Hong Kong. Kedua, kekhawatiran pelaku pasar meningkat seiring rencana pemerintah AS mengenakan tarif baru pada semikonduktor serta pembatasan ekspor komponen pusat data ke Tiongkok. Ketiga, data Purchasing Managers' Index (PMI) menunjukkan perlambatan pertumbuhan sektor swasta dan jasa di Tiongkok, yang menurunkan selera risiko investor.

Secara teknikal, pergerakan indeks Hang Seng telah menembus ke bawah seluruh level support harian, termasuk batas kritis S3 di 25.733. Jika tekanan jual akibat sentimen industri cip ini berlanjut, indeks berisiko meluncur lebih dalam melewati level psikologis 25.500 hingga mendekati area support kuat berikutnya di kisaran 25.372.

Di sisi lain, potensi pemulihan teknikal tetap terbuka apabila pelaku pasar mulai melakukan aksi beli di harga rendah (bargain hunting). Jika skenario rebound ini terjadi, indeks berpeluang menguji kembali area resistance terdekat di level 25.733 hingga mencapai titik pivot harian di kisaran 25.914, meskipun arah pasar secara umum diproyeksikan masih cenderung tertekan.