Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, mengambil langkah progresif dengan mengintegrasikan teknologi digital guna mengakselerasi penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tingkat desa. Langkah strategis ini diharapkan mampu memicu perubahan perilaku masyarakat secara lebih efektif dan efisien melalui pendekatan yang modern.

Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, menekankan pentingnya sinergi dengan sektor akademis saat membuka sosialisasi pemanfaatan teknologi digital untuk PHBS keluarga produktif di Desa Tanggilingo, Kecamatan Kabila. Ia menilai, sumbangsih pemikiran dan inovasi dari perguruan tinggi sangat krusial dalam mendukung pembangunan daerah, terutama di tengah keterbatasan anggaran fiskal.

Menurut Iwan, metode penyuluhan kesehatan konvensional harus mulai bertransformasi ke arah digital. Kehadiran teknologi mutakhir, termasuk kecerdasan buatan (AI), membuka ruang luas bagi penyebaran konten edukasi kesehatan yang interaktif, visual, dan mudah diakses masyarakat melalui gawai mereka sehari-hari.

Langkah preventif melalui PHBS juga dinilai menjadi kunci utama untuk menekan angka kesakitan serta mengurangi beban anggaran jaminan kesehatan. Pemerintah daerah berharap, intervensi berbasis teknologi ini mampu membangun kesadaran mandiri warga sebelum mereka membutuhkan layanan kuratif di fasilitas kesehatan.

Sebagai langkah awal, Desa Tanggilingo diproyeksikan menjadi proyek percontohan (pilot project) penerapan PHBS berbasis digital ini. Keberhasilan program di desa ini nantinya akan menjadi model acuan yang siap direplikasi secara massal ke desa-desa lain di seluruh wilayah Kabupaten Bone Bolango.