Erling Haaland menunjukkan sikap suportif kepada mantan rekan setimnya, Jude Bellingham, di tengah sorotan tajam terhadap performa gelandang Real Madrid tersebut. Dukungan ini muncul sesaat setelah Norwegia harus mengakui keunggulan Inggris dengan skor 1-2 dalam laga perempatfinal Piala Dunia 2026 yang dihelat pada Minggu (12/7) lalu.

Meskipun menelan kekecewaan mendalam atas tersingkirnya Norwegia dari turnamen, Haaland tidak sungkan melayangkan pujian bagi kontribusi Bellingham, yang sukses mencetak dua gol krusial dalam pertandingan tersebut. Striker haus gol itu menegaskan bahwa kualitas yang dimiliki Bellingham sudah lama ia kenal saat keduanya masih bahu-membahu di Borussia Dortmund.

Lebih lanjut, Haaland secara tegas menepis berbagai narasi negatif yang kerap diarahkan kepada gelandang tim nasional Inggris tersebut. Menurutnya, Bellingham sering menjadi sasaran kritik yang tidak proporsional hanya karena minimnya catatan gol dalam beberapa musim terakhir, padahal kontribusi sang pemain di atas lapangan jauh melampaui statistik gol semata.

"Satu-satunya masalah Bellingham adalah ia terlalu banyak dikritik ketika tidak mencetak cukup banyak gol. Itu sungguh tidak pantas. Dia pemain luar biasa yang mampu mengolah bola dan menembus pertahanan lawan dengan impresif. Setiap tim di dunia pasti mendambakan sosok seperti dirinya," ujar Haaland memberikan pembelaan.

Komentar ini menjadi sorotan di tengah penurunan performa Bellingham bersama Real Madrid dalam dua musim terakhir. Setelah tampil gemilang pada musim debutnya di tahun 2023/24, ia kerap dianggap sebagai sosok yang bertanggung jawab atas kegagalan klub mempertahankan gelar, sebuah label yang kini coba ditepis oleh sahabat karibnya tersebut.