Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon turut berpartisipasi dalam agenda BAZNAS Knowledge Sharing sesi ke-10 yang dihelat oleh BAZNAS RI pada Selasa, 14 Juli 2026. Pertemuan virtual ini membedah strategi krusial bertajuk 'Model Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Lansia Miskin melalui Zakat atas Imbal Hasil Deposito Syariah', yang bertujuan memperkuat jaring pengaman sosial bagi kelompok rentan.
Diskusi tersebut menghadirkan pakar dari Universitas Islam Negeri Sunan Kudus, yakni Rektor Prof. Dr. H. Abduurohman Kasdi, Lc., M.Si., beserta tim akademisi Dr. H. Murtadho Ridwan, Lc., M.Sh., dan Iqbal Faza, M.E. Forum ini mengupas potensi pemanfaatan instrumen keuangan syariah sebagai solusi berkelanjutan untuk menanggung premi kesehatan masyarakat prasejahtera yang berusia lanjut.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menekankan pentingnya agenda ini bagi peningkatan kompetensi amil di daerah. Menurutnya, inovasi yang dipaparkan dalam sesi tersebut memberikan perspektif baru bagi BAZNAS dalam menghadirkan program yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi berdampak jangka panjang dan tepat sasaran.
Senada dengan hal tersebut, Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyebut kegiatan mingguan ini sebagai sarana efektif untuk memperkaya literasi zakat. Ia berharap seluruh gagasan yang dibahas dapat segera diimplementasikan guna meningkatkan kualitas layanan serta kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat di Kota Ambon.
Program Knowledge Sharing ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan BAZNAS RI dalam membangun sinergi antarlembaga untuk menciptakan inovasi pemberdayaan umat yang selaras dengan prinsip syariah di seluruh pelosok Indonesia.