BANJARMASIN – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk terus memperluas pengembangan jaringan telekomunikasi di Kalimantan sebagai bagian dari strategi memperkuat layanan digital nasional. Perusahaan menempatkan pulau ini sebagai salah satu wilayah prioritas, terutama untuk memperluas akses internet cepat, stabil, dan andal bagi pelanggan rumah tangga, pelaku usaha, hingga sektor publik.

Penguatan infrastruktur tersebut menjadi semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas di Kalimantan. Selain aktivitas masyarakat yang kian bergantung pada layanan digital, kawasan ini juga memiliki posisi strategis setelah ditetapkan sebagai lokasi Ibu Kota Nusantara atau IKN, yang diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan baru di Indonesia.

Dengan pembangunan IKN, kebutuhan terhadap jaringan digital berkapasitas tinggi diperkirakan terus meningkat. Konektivitas yang kuat dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung konsep kota cerdas, layanan pemerintahan berbasis digital, serta aktivitas ekonomi modern di kawasan tersebut.

Saat ini, jaringan XLSMART di Kalimantan ditopang oleh lebih dari 27.000 BTS yang menjangkau pelanggan di 55 kota dan kabupaten. Untuk layanan generasi kelima, perusahaan telah mengoperasikan lebih dari 300 BTS 5G yang tersebar di Balikpapan dan Banjarmasin.

Regional Group Head Kalimantan XLSMART, Sarroso Dwi Panggah, menyampaikan bahwa perluasan jaringan menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kualitas layanan bagi pelanggan. Menurutnya, Kalimantan mendapat perhatian khusus dalam strategi pengembangan jaringan karena kebutuhan konektivitas di wilayah ini terus tumbuh.

“Penguatan infrastruktur yang terus kami lakukan tidak hanya bertujuan memperluas cakupan layanan, tetapi juga menghadirkan pengalaman digital yang lebih baik melalui koneksi yang semakin cepat, stabil, dan andal,” ujar Sarroso.

Ia menambahkan, dukungan lebih dari 27 ribu BTS dan lebih dari 300 BTS 5G di Kalimantan diharapkan mampu menjawab kebutuhan pelanggan sekaligus membantu mendorong pertumbuhan ekonomi digital di daerah. Perusahaan juga menilai integrasi jaringan yang telah dilakukan memberi dampak positif terhadap perluasan jangkauan layanan.

Implementasi jaringan 5G di Banjarmasin dan Balikpapan diarahkan untuk menghadirkan akses data berkecepatan tinggi dengan latensi lebih rendah. Layanan tersebut diharapkan menunjang berbagai aktivitas digital masyarakat, mulai dari komunikasi, hiburan, pendidikan jarak jauh, transaksi digital, hingga kebutuhan bisnis dan produktivitas.

Penguatan jaringan juga berdampak pada peningkatan konsumsi layanan data. XLSMART mencatat trafik data di Kalimantan pada periode April hingga Mei 2026 tumbuh lebih dari 12 persen dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan ini terutama dipengaruhi tingginya penggunaan aplikasi video dan media sosial seperti TikTok, YouTube, dan Instagram.

Untuk mendukung pemanfaatan jaringan 5G, perusahaan turut menghadirkan paket XL ULTRA 5G+ dengan beberapa pilihan kuota. Paket tersebut ditujukan bagi pelanggan yang membutuhkan akses internet besar dan stabil untuk streaming, bermain gim, bekerja, maupun aktivitas digital harian di area yang sudah tercakup jaringan 5G XLSMART.

Pilihan paket yang ditawarkan antara lain XL ULTRA 5G+ 65GB seharga Rp100.000, 150GB seharga Rp150.000, 300GB seharga Rp200.000, dan 600GB seharga Rp300.000. Masing-masing paket memiliki masa aktif 28 hari, fasilitas telepon ke semua operator sesuai ketentuan paket, telepon tanpa batas ke sesama pelanggan XL, AXIS, dan Smartfren, serta bonus akses layanan hiburan tertentu seperti Vidio Platinum atau Disney+.

Ke depan, XLSMART menyatakan akan melanjutkan investasi jaringan di Kalimantan melalui optimalisasi kapasitas, perluasan cakupan, dan pengembangan 5G secara bertahap. Langkah ini diklaim sejalan dengan komitmen perusahaan menghadirkan konektivitas yang inklusif dan siap mendukung kebutuhan digital masyarakat Indonesia.

Secara nasional, XLSMART menyebut jaringannya telah diperkuat lebih dari 253 ribu BTS, dengan mayoritas BTS 4G serta ribuan BTS 5G. Infrastruktur tersebut didukung jaringan tulang punggung fiber optik yang membentang di berbagai wilayah Indonesia dan melayani lebih dari 69 juta pelanggan.