Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengambil langkah preventif untuk melindungi generasi muda dari bahaya ketergantungan tembakau dengan menggelar kampanye Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Kegiatan edukatif ini dilangsungkan di SMA Negeri 1 Jereweh sebagai bagian dari upaya nyata menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, kondusif, dan bersih dari asap rokok.
Kampanye ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran sejak dini kepada para siswa mengenai dampak buruk merokok bagi kesehatan fisik maupun perkembangan psikologis remaja. Melalui sosialisasi interaktif ini, Dinkes KSB berharap para pelajar dapat memosisikan diri sebagai agen perubahan yang aktif menyuarakan gaya hidup sehat tanpa rokok, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah keluarga mereka masing-masing.
Selain memaparkan risiko medis dari kebiasaan merokok, pihak penyelenggara juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi daerah terkait Kawasan Tanpa Rokok. Lingkungan institusi pendidikan merupakan salah satu area yang wajib bebas dari paparan asap rokok secara mutlak. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama antara pihak sekolah, guru, dan murid untuk menjaga konsistensi penerapan aturan tersebut secara disiplin.
Melalui langkah sosialisasi yang berkelanjutan ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berharap dapat menekan angka perokok pemula secara signifikan. Langkah ini juga menjadi bagian dari investasi jangka panjang daerah untuk melahirkan generasi emas yang produktif, cerdas, berprestasi, serta terbebas dari dampak negatif zat adiktif.